Showing posts with label bonekaku. Show all posts
Showing posts with label bonekaku. Show all posts

Saturday, 18 April 2009

Tiga Kawan Baru

Aku punya tiga boneka baru. Tiga-tiganya dikasih, nggak beli sendiri. Satu dari seorang om yang ngekos di samping rumah (hadiah dari sebuah bank), dua lainnya dari mbah ling, nenekku di Jawa. Yang dari om samping rumah kunamai Mini, karena bentuknya kecil banget, tingginya cuma 8 senti. Aku pikir, diantara bonekaku yang lain, dia paling kecil. Eh, sekalinya pas pulang ke Lumajang bulan lalu, mbah Ling ngasih aku boneka yang lebih kecil lagi ukurannya dari si Mini. Nyari-nyari nama yang cocok, akhirnya ketemu. Boneka 5 senti yang berwarna pink tua itu (sebenarnya itu gantungan kunci lo, he) kuberi nama Imut. Pas kan?

 

Nah, boneka dari Mbah Ling yang satunya lagi adalah jenis boneka yang saat ini lagi tren, yaitu boneka kaki panjang. Bedanya, punyaku berjilbab. Langka lo. Coba deh lihat yang dijual di pasaran, rata-rata pada pake rok mini sama tanktop, gak sopan kata mbah, hehe. Boneka kaki panjang ini kuberi nama Tasya.

 

Aku paling seneng main sama si Tasya, karena dia bisa digendong kesana kemari, bisa gendong depan atau belakang (soalnya di kedua tangan Tasya ada perekatnya), bisa dipake guling kalo bobok, hehe. Tingginya hampir sama dengan tinggi badan Raya. Kayak teman sebaya aja jadinya ;).

Tuesday, 4 November 2008

bonekaku cuma empat

Sampai hari ini, aku Cuma punya empat boneka aja. Bunda nggak ngijinin aku punya banyak, biar ntar nggak jadi konsumtif (nggak demen belanja kata bunda). Dari keempat boneka itu, Cuma dua yang beli sendiri. Dua lagi dikasih temannya bunda. Boneka pertamaku adalah boneka kelinci, warnanya pink. Karena itu bunda menamainya ‘pinky’. Pinky dibeli bunda di sebuah pusat perbelanjaan waktu aku berumur sembilan bulan. Boneka kedua adalah boneka puppie, warnanya pink kemerahan, karena itu bunda menamainya ‘bella’. Boneka ini adalah hadiah dari Tante Reni, waktu njenguk aku di rumah sakit (pas kena DB dulu itu lo). Boneka ketigaku adalah si kaki seribu. Bunda memanggilnya ‘bubu’. Boneka ini adalah hadiah ulang tahun dari Tante Heni. Di punggung bubu ada huruf alfabetnya. Jadi kalau main sama bubu bisa sambil belajar mengenal huruf juga. Asyik kan? Nah, yang paling bontot adalah boneka lumba-lumba kecil, yang dibeli bunda waktu mudik ke lumajang kemarin. Karena bingung mau ngasih nama apa, sampai hari ini bunda tetap memanggilnya lumba-lumba. Ada usul nggak, enaknya lumba-lumbaku dikasih nama apa?hehehe…