Beberapa waktu lalu aku sempat dibuat bête sama perahu
mainan yang baru dibelikan bunda di wisata belanja Tugu. Masa beli mahal-mahal
nggak bisa jalan? Perahu itu bentuknya seperti mainan kapal api. Aku nggak tahu
namanya, tapi aku dan bunda menyebutnya perahu krotok-krotok, karena kalau jalan bunyinya ‘krotok-krotok’, hehe…
Perahu itu bisa jalan kalau sumbunya disulut api dan nggak
kena air. Pertama, kedua, ketiga nggak berhasil menjalankan perahu, Bunda masih
sabar. Padahal bunda sudah menuruti petunjuk penjual perahu lho.
Berkali-kali bunda mengganti sumbu kapas dan menetesinya
dengan minyak goreng yang berfungsi sebagai bahan bakar perahu, tapi tetap
gagal. Mainan itu pun akhirnya kugeletakkan begitu saja di atas kardus
mainanku.